Rabu, 18 November 2015

TAMARA oleh Asna Sri Hartati


Tidak ada orang yang akan memiliki kehidupan sempurna, pasti ada celah, sekalipun itu kecil di dalam kehidupannya.
Penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Serius di tengah keadaan yang tenang. Terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda,tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit ,  tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisis keadaan. Ia seorang Introvert.
Introvert adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung menyendiri. Mereka adalah pribadi yang tertutup dan mengesampingkan kehidupan sosial yang terlalu acak. Introvert lebih membutuhkan sebuah teh hangat dan berkumpul bersama beberapa teman dekat saja daripada pergi ke tempat yang penuh dengan orang asing. Introvert membenci basa-basi, oleh sebab itu mereka senang dengan perbincangan yang padat dan bersifat informatif.
Tamara, digariskan untuk hidup seperti itu, menjadi seorang introvert. Tamara atau lebih sering di panggil tara bukan seorang pemalu atau anti sosial, dia hanya lebih sennag mengamati dan lebih senang sendiri daripada terlibat dalam keramaian, Tamara bukan seseorang yang mudah untuk membagi ceritanya dengan orang, tamara juga tidak mudah untuk bisa dekat dengan orang baginya, sendiri lebih baik, dia lebih suka menikmati dunianya sendiri, dia lebih suka untuk tidak melibatkan banyak orang dalam masalahnya, baginya semakin banyak yang tahu masalah itu malah akan menjadi rumit, jadi baginya menyimpan masalah sendiri itu sudah biasa.
Banyak yang menilai Tamara adalah seorang pemalu dan pendiam, di kampusnya sangat jarang menemukan tamara sedang berada dalam perkumplan bersama orang-orang, dia jauh lebih suka untuk duduk sendiri mencrai bangku kosong lalu melakukan apa yang dia sukai, dia sangat suka mendengarkan musik, membaca buku, dan juga menulis, maka tak jarang jika Tara dijumpai sedang duduk sendirian sambil mendengar musik namun sembari mengamati sekelilingnya. Tara lebih senanng untuk menjadi pengamat dari pada menjadi satu di Antara bagian orang-orang di sana.
Kadang ada ynag mengatakan tamara adalah gadis yang aneh, tamara tidak jelek, jika dinilai dari wajah dan postur tubunhyna gadis ini bisa masuk dalam ciri-ciri gadis populer pada umumnya, tubuhnya memiliki tinggi 170 cm dnegan berat badan 55kg, cukup ideal tidak kurus tidak juga gemuk, wajahnya cantik, dia meiliki lesung pipi di kedua pipinya dan juga rambut Panjang yang tergerai indah juga senuah kacamata yang selalu menempel di kedua telinganya.
Namun sayangnya dia adalah penyendiri, bagi Tara sendiri itu jauh lebih memebuatnya nayamna, setidkanya dia tidak perlu terlalu bergantung pada orang lain. Di kampusnya tara tidak memiliki teman yan di katakan sangta dketa. Dulu tara punya sahabat namun orang itu sedang menempuh pendidikan di luar negeri sehingga tara, sekarang haya sendiri saja, dia bisa berbagi informasi jika hal itu memang diperlukan, namun jangan berharap untuk bisa masuk ke dalm ruang pribadinya, dia menutup rapat hal itu dari siapapun, bahkan tidak ada yan tau dimana Tara tinggal dan bagaimana kesehariannya selain di kampus. Introvert merupakan jenis kepribadian minoritas. Orang-orang yang  jauh lebih suka menyendiri daripada terjebak dalam keramaian yang dapat menguras energi mereka.
Namun kehidupan tara mulai berubah ketika seseorang mencoba mencari celah dan memasuki kehidupannya.
Dias, lelaki ini sudah mengamati Tara sejak awal masuk kuliah. Mereka tidak saling mengenal, Traa bahkan tidak mengetahuinya, hanya dias yang suka mengamati tara dai kejauhan, mengikuti setiap gerak-geriknya, bahkan Dias tahu dimana tara tinggal, dan hal apa saja yang kan tara lalukan jika di tidak di kampus, ya kehidupan tara seolah tertata rapi, jika tidak ada hal mendesak mka halhal itulah yang menjadi keseharannya, ke kampus, toko buku, makan sendirian, lalu pulang lagi ke apartemennya namun sejak Dias muali memasuki kehidupannya semuaya seolah berubah 180 derajat.
Dias, adalah seorang lelaki tampan, yang memiliki banyak koneksi sosial, dia hidup di lingkungan yang sangat sosial, sepertinya tidak ada orang yang tidak mengenalnya, sikapnya yang ramah dan baik membuat semua orang mneyukainya, begitu juga para wanita, namun dia tidak tetarik, baginya yang menraik sejak dua tahun yang lalau adalah gadis yang selalu dia temukan sedang menyendiri dimanapun dia berada, awalnya Dias biasa saja melihat hal itu, baginya mungkin saja karena dia baru makanya dia masih belum punya teman akarab, namun hingga tahun berikutnya Dias masih sering menemukan bahwa Tara selalu sendirian dan terlihat nyaman saat sendirian dari pada harus berada dalam suatu perkumpulan atau komunitas. Saat itulah Dias menyadari bahwa Tara berbeda.
Mencari tahu segala hal tentang tara membuat Dias tahu banyak hal tentang gadis itu. Gadis yang misterius dan baginya sangat menarik. Tara bukan tipe gadis yang sombong, dia ramah pada semua orang, hanya saja sikapnya yang selalu risih jika berada dikerumunan membuatnya terlihat aneh.
Bagi dias itu menarik. Menurut Dias Tara berbeda. Kediamannya, kemisteriusannya, ketidakinginannya untuk berada dalam dunia sosial, membuat Dias lebih tertarik untuk bisa memasuki kehidupan gadis introvert itu.

To be continued...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar