Senin, 07 Juli 2014

“Nyanyian anak yang tak mau bermimpi”


Dengarkanlah aku ingin bercerita kepadamu

Tentang kisah Seorang anak yang tak lagi mau bermimpi...



Jingga merona kala senja hari itu.

Dan dia duduk lemas di sampingku

Dia bercerita tentang hidupnya,

Dia bercerita tentang mimpinya dulu



Katanya, dulu dia tak begini, dulu dia punya mimpi,

Semangatnya masih menggebu-gebu

Tapi kini, dia tak lagi seperti dulu, dia tak lagi punya mimpi, dia tak lagi ingin bermimpi

Baginya mimpi hanyalah sebuah ilusi

Baginya bermimpi hanya membuang waktu saja.



Dia sudah patah arah, katanya percuma bermimpi bila kamu hanya bisa berdiam diri

Dia sudah lelah melihat mimpinya menari-nari

sementara hatinya sesak melihat mimpi itu menjerat kalbu

Kulitnya tak lagi secerah dulu, dan tangan mungilnya penuh debu,

kini dia sering menangis pilu,

Meratapi betapa malang nasibya,



Katanya dulu saat dia punya ibu

Dia tak pernah lupa minum susu

Dia tak pernah lupa tidur siang.

Dia tak pernah lupa bermimpi



Katanya lagi dulu saat dia masih punya ayah,

Dia tak pernah susah payah,

Dia tak pernah merasa lelah.

Dan dia masih punya banyak mimpi



Namun kini dia tak lagi mau bermimpi

semua hanya masa lalu,

Sejak semuanya menghilang,

saat ayah dan ibunya harus pulang keharibaan

Saat sang mimpi merenggut harta terbesarnya di dunia,

Saat mimpi membuat bahagianya lupa diri

dia memilih untuk berhenti bermimpi,

ya, dia lelah bermimpi,

katanya untuk apa bermimpi?

Siapa yang menjadi tujuanku mencapai mimpi itu.

Aku lebih suka begini,

Berkerja sehari, makan satu kali, dan tak perlu memikirkan mimpi yang hanya bisa menari dikepalaku.

Untuk apa aku bermimpi bila mimpi itu terlalu jauh untuk kucapai.

Dan untuk apa aku bermimpi bila mimpi yang membuat mereka pergi

Bila mimpi bisa membuat kita terobsesi

Bila mimpi membuat kita bisa mati



btw ini versi asli puisi yg saya buat untuk musikalisasi puisi (lagunya)  berhenti bermimpi (video) tugas mata kuliah dramaturgi, kalau puisi yg dibaca itu ciptaan orang lain. Bisa didengar di sini juga berhenti bermimpi (audio)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar