Kamis, 20 Desember 2012

Kampung Halamanku - Melawi

Kabupaten Melawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia

Kabupaten Melawi
Lambang Kabupaten Melawi
Lambang Kabupaten Melawi
Motto: -
Melawi.svg
Peta lokasi Kabupaten Melawi
Koordinat: 0°7'-10°20' LS dan 111°7'-112°27' BT
Provinsi Kalimantan Barat
Dasar hukum -
Tanggal -
Ibu kota Melawi
Pemerintahan
 - Bupati H. Firman Muntaco
 - DAU Rp. 332.100.019.000,-(2011)[1]
Luas 10.640,80 km2
Populasi
 - Total 152.563 jiwa (2001)
 - Kepadatan 14,34 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0568
Pembagian administratif
 - Kecamatan 11
 - Kelurahan -
 - Situs web http://www.melawikab.go.id/
Kabupaten Melawi adalah sebuah kabupaten di provinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Melawi dilewati oleh tiga sungai, yaitu Sungai Kayan, Sungai Melawi dan Sungai Pinoh. Dahulu dikenal sebagai daerah Melawai (alias Lawai).[2] Daerah aliran sungai Pinoh merupakan termasuk wilayah Kerajaan Kotawaringin.[3] Kontrak 1756, Sultan Tamjidullah I[4] dari Banjarmasin dengan VOC-Belanda mendaftarkan Melawai (alias Melawi) dalam wilayah pengaruh Kesultanan Banjarmasin.[5] Tanggal 1 Januari 1817 Raja Banjar Sultan Sulaiman menyerahkan Sintang dan Melawi (disebut dengan nama Lawai) kepada Hindia Belanda.[6]Tanggal 4 Mei 1826, Sultan Adam dari Banjarmasin menyerahkan Lawai (alias Melawi) kepada Hindia Belanda.

Batas wilayah

Kabupaten Melawi memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
Utara Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang
Selatan Kecamatan Tumbang Selam, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah
Barat Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang
Timur Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang

Suku Dayak di Melawi

Adapun sub-suku Dayak yang ada di Kabupaten Melawi antara lain :[7]
  1. Suku Dayak Limbai
  2. Suku Dayak Barai
  3. Suku Dayak Linoh
  4. Suku Dayak Kebahan
  5. Suku Dayak Ingar Silat
  6. Suku Dayak Silath Muntok
  7. Suku Dayak Sane
  8. Suku Dayak Randu’
  9. Suku Dayak Batu Entawa
  10. Suku Dayak Lamantawa
  11. Suku Dayak Keluas
  12. Suku Dayak Kepuas
  13. Suku Dayak Keninjal
  14. Suku Dayak Kubitn
  15. Suku Dayak Pangin
  16. Suku Dayak Nyadupm
  17. Suku Dayak Ella
  18. Suku Dayak Kenyilu
  19. Suku Dayak Ransa




Sungai Melawi


Sungai Melawi
Mata air Air Terjun Nokan Nayan, Ambalau
Mulut sungai Sungai Kapuas
Negara DAS Indonesia
Panjang ... km
Ketinggian mata air ...
Luahan rata-rata ... m³/s
Wilayah DAS ... km²
Sungai Melawi adalah salah satu sungai yang ada di Kabupaten Sintang. Sungai Melawi berujung pada Sungai Kapuas tepat di tengah-tengah kota Sintang dan berhulu salah satunya di Air Terjun Nokan Nayan yang terletak di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang.
Sungai Melawi berwarna coklat kekuningan karena endapan lumpur yang dibawanya. Sungai Melawi menjadi aset penting Kabupaten Sintang karena transportasi darat belum sampai ke desa-desa di pedalaman arah timur Kabupaten Sintang sehingga sarana angkutan air biasa dipakai oleh warga kecamatan Ambalau dan Serawai untuk menuju ibukota Kabupaten Sintang melewati Kabupaten Melawi.
Sungai Melawi mengalami pasang surut yang drastis. pada musim kemarau sungai dangkal sehingga menyulitkan jalur tranportasi air. Kapal tranport besar (bandong) dan tongkang hanya bisa lewat pada musim hujan atau air besar. Pada beberapa tempat dijumpai riam yang deras. jalur sungai relatif sempit tetapi sangat dikuasai oleh para juragan (nakhoda) kapal.
Kesultanan Banjar menamakan sungai Melawi dengan nama sungai Batang Lawai atau Balitung Lawai, bahkan dipakai untuk menamakan semua daerah aliran sungai Kapuas. Dahulu kala penduduk wilayah ini berhubungan dengan Banjarmasin (Kalimantan Selatan) melalui sungai Katingan di Kalimantan Tengah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar